Kamis, 13 November 2008
Patriotisme yang hilang
- menemukan kembali semangat patriotisme di negeri orang -
Jujur saja, berapa banyak dari kita yang sering mengolok-olok Indonesia? Saya sendiri adalah salah satu di antara orang yang sering mengolok-olok Indonesia. Yang jalur lalu lintasnya macetlah, yang ada diskriminasi terhadap ras-ras atau agama tertentulah, yang tingkat kejahatannya tinggilah, yang produknya jelek setengah matilah... dan seabreg-abreg hal bisa kutemukan untuk mengolok-olok Indonesia.
Suatu hari, ketika saya sedang sibuk mengolok-olok negeri saya sendiri, teman saya dari Jepang menanyakan dengan bingung "Kenapa sih kamu semangat sekali mengejek negeri kamu sendiri?". Pertanyaan jujur nan polos ini membuat saya terpaku. Melihat saya terdiam, teman saya kembali melanjutkan omongannya "Saya sering sekali melihat orang Indonesia di sini sering menjelek-jelekkan negeri mereka sendiri. Baru pertama kali fenomena ini saya lihat. Padahal saya pernah lo pergi ke Bali, dan menurut saya Bali itu cantik sekali".
Perbincangan ini membuat saya kemudian mulai memperhatikan tingkah laku teman-teman sekelas saya yang berasal dari berbagai negara. Dari sana, saya menyadari betapa berbedanya semangat patriotisme mereka.
"Kamu tahu Menara Pisa? Dia benar-benar tidak ada duanya lo. Mana ada menara seperti Pisa yang miring selama bertahun-tahun tapi tidak rubuh?" seloroh teman Italia saya membanggakan menara tersohor Italia itu.
"Negaraku memang hebat. Kita kalah perang 50 tahun yang lalu, tetapi lihat kita sekarang adalah salah satu negara dengan ekonomi termaju di dunia" balas temanku dari Jepang dengan bangga.
"Begitu pula negaraku. Lihat, kami negara yang begitu kecil, dan adalah satu-satunya negara yang masih terbagi dua, tetapi produk kami tidak kalah dengan produk Jepang!" kata temanku dari Korea.
"Masakan Filipina itu tidak ada duanya! Kalian harus coba es krim Halo-halo. Luar biasa lezatnya. Mungkin ini jenis es krim terkhas dan terunik di dunia" saran temanku dari Filipina.
"Indonesia? Walah, negara kita mah kacau balau. Korupsi kita paling tinggi selangit! Polisi aja bisa disogok. Mau ngurus dokumen gampang? Selipkan uang!" kritik temanku yang lain dari Indonesia.
Ah, jadi malu rasanya melihat kenyataan seperti ini.
Ketika aku mendiskusikan hal ini dengan teman-temanku, mereka dengan gampangnya mengatakan "Bukan kita yang mau menjelek-jelekkan Indonesia. Tapi memang Indonesia engga ada bagus-bagusnya untuk dibanggakan."
Apa iya? Kata-kata temanku ini menggelitik rasa ingin tahuku. Saya pun mencari-cari informasi di situs-situs internet, saya merasa malu bahwa saya mungkin lebih tahu banyak mengenai negara orang ketimbang negara saya sendiri. Dan ketika saya berdiskusi dengan temanku lagi, saya membawa berbagai fakta untuk saya sodorkan kepadanya.
"Apa kamu tahu bahwa Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dengan ragam budaya paling kaya di dunia?"
"Danau Toba, Bunaken, Kraton, Pantai Kuta, Lombok, ada ratusan keindahan alam yang begitu unik dan kaya di Indonesia!"
"Makanan Indonesia unik! Setiap daerah memiliki makanan khasnya sendiri, mulai dari Soto Betawi, Sate Ayam, Rawon, Pecel Lele, Hemmm... Variasinya luar biasa!"
"Tahu gak di daerah Asia Tenggara, Indonesialah negara pertama yang mampu merebut medali emas Olimpiade?"
Dan saya masih menyebutkan rentetan fakta lain kepada teman saya. Memang saya tidak akan tutup mata dan mengatakan Indonesia sudah sempurna. Pada kenyataannya, negara kita memang masih tertinggal dalam berbagai bidang dengan negara maju lainnya, tetapi itu bukan berarti negara-negara maju juga tidak memiliki persoalannya. Salah besar kalau kita lantas menutup mata terhadap nilai positif Indonesia dan terus mengungkit sisi negatifnya di mata dunia.
Saat ini, mata dunia tengah menyorot Indonesia dengan pandangan negatif sebagai negara sarang teroris. Kenapa kita harus turut menambah minyak di atas api dengan menjelek-jelekkan negara kita sendiri? Tidakkah kita ingin juga agar negara kita bisa bangkit dan menjadi salah satu pilar ekonomi Asia seperti sebelum krisis moneter tahun 1997 dahulu?
Mulailah pupuk jiwa patriotisme anda, milikilah rasa bangga terhadap Indonesia, tanah air kita yang tercinta; karena kalau bukan kita - siapa lagi?
By: maxim84 (penulis adalah seorang warga negara Filipina yang sudah berdomisili di Indonesia)
Artikel ini ditulis ketika maxim84 bersekolah bahasa di Beijing, China.
Written by my friend, Maxim
Link menuju artikel asli: http://www.videogamesindonesia.com/forum/sosial-politik/60540-patriotisme-yang-hilang.html
Sabtu, 11 Oktober 2008
25 alasan kenapa orang bilang "harus merokok"
2. Menghindarkan dari perbuatan jahat karena tidak pernah ditemui orang yang membunuh, mencuri dan berkelahi sambil merokok.
3. Mengurangi resiko kematian: Dalam berita tidak pernah ditemui orang yang meninggal dalam posisi merokok.
4. Berbuat amal kebaikan: Kalau ada orang yang mau pinjam korek api paling tidak sudah siap / tidak mengecewakan orang yang ingin meminjam.
5. Baik untuk basa-basi / keakraban: Kalau ketemu orang misalnya di Halte bisa tawarkan rokok. Kalau basa-basinya tawarkan uang kan nggak lucu.
6. Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter, pedagang asongan dan ..... perusahaan obat batuk.
7. Bisa untuk alasan untuk tambah gaji karena ada post untuk rokok dan resiko baju berlubang kena api rokok.
8. Bisa menambah suasana pedesaan / nature bagi ruangan ber AC dengan asapnya sehingga se-olah berkabut.
9. Menghilangkan bau wangi2an ruang bagi yang alergi bau parfum.
10. Kalau mobil mogok karena busi ngadat tidak ada api, maka sudah siap api.
11. Membantu program KB karena katanya ”merokok bisa menyebabkan serangan jantung dan impotensi”.
12. Melatih kesabaran dan menambah semangat pantang menyerah karena bagi pemula merokok itu tidak mudah, batuk dan tersedak tapi tetap diteruskan (bagi yang lulus).
13. Untuk indikator kesehatan: Biasanya orang yang sakit pasti dilarang dulu merokok. Jadi yang merokok itu pasti orang sehat.
14. Menambah kenikmatan: Sore hari minum kopi dan makan pisang goreng sungguh nikmat. Apalagi ditambah merokok!
15. Tanda kalau hari sudah pagi, kita pasti mendengar ayam merokok.
16. Anti maling, waktu perokok batuk berat di malam hari.
17. Membantu shooting film keji, rokok digunakan penjahat buat nyundut jagoan yang terikat dikursi.
18. Film Koboy pasti lebih gaya kalau merokok sambil naik kuda, soalnya kalau sambil makan mie ayam susah betul.
19. Teman ke ”toilet” yang setia.
20. Bahan inspirasi dan pendukung membuat Tugas Akhir, sehingga seharusnya dicantumkan terima kasih untuk rokok pada kata sambutan.
21. Film lebih seru soalnya kalo meledakan mobil atau pom bensin butuh rokok yang disentil ke bensin yang tercecer, BBOOOOMMM.........!!!
22. Perokok biasanya awet muda, karena sebelum tua sudah hengkang.
23. Kalau rokok dilarang, siapa yang mau beli Zippo Ya
24. Main Gaple paling enak mah nyambil rokok, sambil badminton alangkah susahnya
25. Coba kalau tak ada rokok, tak akan ada kata asbak
-- Ada yg mo nambah ... ???
Sabtu, 20 September 2008
Dapet e-book
Masih belum dibaca sih, tapi kayanya si bagus. Untungnya gratis, jadi kalo misalnya ga suka juga ga rugi. Hehe.
Jumat, 05 September 2008
Susahnya long distance
Kaya kemaren nih, sinyal XL lagi parah2nya, aku jadi ga bisa telp sama sms pacarku seharian. Pas akhirnya bisa di telpon, ternyata dianya udah ngambek duluan. Akhirnya kita malah berantem deh.
Lagi kangen nih, kira2 dia masih marah apa nggak ya? Sialnya juga kenapa sinyal XL suka ilang di kota besar kaya gini.
Rabu, 03 September 2008
Awal bulan puasa
Amin.
Minggu, 31 Agustus 2008
Bulan puasa nih
Doain juga aku bisa puasa ga bolong2 ya taun ini. Hehe.
Sabtu, 30 Agustus 2008
Barusan balik dari Jakarta
Barusan pulang dari Jakarta nih, rasanya capek banget.
Ntar blog ini aku edit lagi deh, tunggu aja ya.
Senin, 18 Agustus 2008
Bentar lagi ujian
Jumat, 15 Agustus 2008
Surat dari setan
~SURAT DARI SETAN, UNTUKMU~
Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu. Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan "Bismillah" sebelum memulai santapanmu, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ketempat tidurmu. Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku menyukainya. Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak mengubah cara hidupmu. Hai Bodoh, Kamu milikku. Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama, dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu.
Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah. Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah. Dia sudah mencampakkan aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk mebalaskannya
Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu dihari depan. Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku, dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka. Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH
Ini hanya merupakan surat penghargaanku untuk mu. Aku ingin mengucapkan 'TERIMAKASIH' karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu. Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu. Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa. Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu. Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda. Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa. Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin. Lakukan semua ini didepan anak-anak dan mereka akan menirunya. Begitulah anak-anak. Baiklah, aku persilahkan kau bergerak sekarang. Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggoda mu lagi.
Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu. Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit. Memperingati orang bukan tabiatku, tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh. Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu. Hanya saja kau harus menjadi orang tolol yang lebih baik dimata ALLAH.
Welcome2
Ini blog pertama yg aku buat, jadi masih agak sepi. Sekarang lagi mikir apa2 dulu yg diupload ke sini. Tunggu aja update2 yg ada ya. Jangan lupa kasi komen yg mendukung buat perkembangan blog ini nantinya.
